Langsung ke konten utama

Autobiografi

“Perihal kehidupan saya”


    Nama saya intan nadia, tempat lahir di Teratak Air Hitam, Kota Teluk Kuantan, Kuansing/Riau. Dilahirkan pada tanggal 31 mei 2000 bertepatan pada hari rabu. Sekarang berumur 20 tahun dan akan segera berumur 21 tahun pada tanggal 31 mei 2021. Dilahirkan dalam lingkungan keluarga yang sederhana dan alhamdulillah berkecukupan. Dengan orang tua yang sangat harmonis, ayah bekerja sebagai seorang guru SMP sedangkan ibu bekerja sebagai petani. Tetapi ayah saya meninggal diwaktu saya berumur 7 tahun dan saat itu saya baru dijenjang pendidikan SD dan sekarang saya tinggal dengan ibu dan 2 saudara lelaki saya. Saudara lelaki saya keduanya sudah mempunyai 1 orang anak yang sama-sama berjenis kelamin laki-laki ya walaupun umur anak mereka berbeda jarak 3 tahun, singkatnya saya sudah punya dua keponakan yang nakal hehe.

    Kenapa saya yang lahir pada tahun 2000 sudah semester 8? banyak sekali pertanyaan seperti itu! ya singkatnya saja sebenarnya pada waktu saya kecil saya sudah mau sekolah karena saya selalu ditinggal sendirian di rumah, bagaimana tidak, ayah saya ke sekolah, ibu saya pergi bertani, abg saya waktu itu kuliah jauh dari rumah. Jadi ayah memasukkan saya ke TK pada umur 4 tahun lalu dengan umur 5 tahun saya sudah lulus TK dengan mengatakan kepada ayah saya bahwa saya sudah sangat bosan sekolah TK. Nah akhirnya saya dimasukkan ke SD dengan umur 5 tahun. 

    Sewaktu SMP saya adalah seorang atlet yang lumayan terkenal dikalangan teman-teman saya, walaupun  saya jarang sekali memenagkan kejuaraan, tetapi saya tetap optimis untuk berlatih dalam bidang olahraga tersebut, saya bisa dalam berbagai bidang olahraga, mulai dari pemain voli, lempar lembing, tolak peluru sampai dengan lari 5000 meter atau sekitar 10 kali putaran lapangan bola. Ada sedikit cerita lucu, kenapa waktu SMA saya tidak melanjutkan sebagai atlet. Waktu saya ikut lomba lari 5000 meter antar kabupaten, saya hampir mendapatkan juara 1 tetapi karena saya tidak kuat karena sudah kelelahan, saya pingsan sebelum saya sampai digaris finish, akhirnya saya tidak mendapatkan apa-apa. Setelah kejadian itu saya tidak dibolehkan lagi ikut dalam lomba dan organisai olahraga berbentu apapun karena ternyata saya mempunya fisik lemah. Saat saya SMA saya ambil ekstrakurikuler seni yaitu tari, akhirnya saya menjadi penari dimasa SMA saya walaupun hanya untuk acara-acara sekolah saja. Padahal waktu SMA saya termasuk siswi yang ditawari ikut ekstrakurikuler olahraga karena memang dalam olahraga saya ada bakat dan tinggi badan saya juga mendukung untuk itu. 

    Sekarang saya sedang berkuliah di STKIP PGRI Sumbar, jurusan saya adalah jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, saya sebagai mahasiswa semester 8 atau sering disebut mahasiswa tingkat akhir, ya begitulah, ke kampus rutinitas menunggu dosen untuk bimbingan dan menyelesaikan revisi, sebelum ini saya pernah magang di Thailand tepatnya di Pattani Thailand di Fatoni University, saya magang BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) saya mengajarkan  mahasiswa disana Bahasa Indonesia sesuai dengan kriteria yang cocok dengan berbagai kemampuan mereka. Tentu saya sangat banyak mendapatkan pengalaman yang menarik di Thailand. Waktu saya magang di Thailand saya sempat heran, ternyata ada kampus di Thailand yang memang mahasiswanya adalah mayoritas islam dari berbagai negara, saya juga baru tau bahwa ada di Thailand yang mempunyai bagian islam yang sangat pekat dan masih mendapatkan peneroran  dari agama lain yang tinggal dibagian lain kota tersebut, tetapi alhamdulillah waktu saya megang disana saya aman dan dilindungi oleh Allah. Saya magang di thailand satu bulan dengan sembilan teman  saya  yang  sama-sama dari kampus STKIP PGRI Sumbar, saya mendapat kenalan baru teman-teman dari kampus UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Yogyakarta mereka adalah mahasiswa dari Indonesia yang mengikuti program pertukaran pelajar selama enam bulan di Fatoni University. Selama saya magang saya mengenal dosen dan mahasiswa Fatoni University sangat ramah dan juga baik, membantu kami dan melayani dengan sangat baik. Tidak hanya itu, masyarakat di sekitar lingkungan kami tinggal sangat baik dan tidak ada yang sombong walaupun mereka tau kami dari negara lain. 

BERSAMBUNG...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Dewi Lestari

  Bernama pena   Dee, siapa yang tidak tahu dengan sosok Dewi Lestari yang berprofesi sebagai satrawan dan penyanyi pop, dia lahir di Bandung,   Jawa   Barat , tepatnya pada hari   selasa, 20 Januari 1976.   Dee adalah anak keempat dari lima bersaudara, yang sejak kecil telah akrab dengan musik. Ayahnya adalah seorang anggota TNI yang belajar piano secara otodidak. Lulus dengan   jurusan   Hubungan Internasional Universitas Parahyangan Bandung   yang lebih dikenal dengan dipanggil Dee ini, sempat menjadi istri dari penyanyi R&B, Marcellius Siahaan. Dari situlah ia mempunyai anak seorang putra yang diberi nama Keenan Sidharta. Pada bulan Juli 2008, Dee dan Marcell bercerai dan sempat menghebohkan dunia entertaiment. Dee yang menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama Bandung.   Mereka mengatakan bahwa sebenarnya perceraian ini sudah mereka rencanakan dan pertimbangkan sudah sejak lama, yaitu dalam waktu 2 tahun sebelum mengajuka...

Cerita Langit

  Oleh: Intan Nadia Langit... Adakalanya cerah, berwarna biru, diikuti panas, yang sekali-kali redup, lalu cukup bertahan lama terik,  diiringi dengan angin yang sekali-kali kencang, lalu ada juga kalanya kendur. Langit... Adakalanya mendung, berwarna hitam, diikuti tetesan demi tetesan air,  terkadang sangat dingin dan terkadang sangat panas, diiringi letusan petir,  lalu angin ribut, tak jarang diikuti nyanyian katak. Langit... Berwarna jeruk, lemon, ada juga tomat, diikuti berbagai bentuk awan, bulat-bulat lonjong,, diberi nama langit senja,, diberi nama langit sore. Langit... Berwarna hitam, dihiasi dengan indahnya gemerlap bintang, diberi nama langit malam. Coba sekali-kali, lihat langit siang yang bewarna biru, yang begitu tenang, awan akan membawamu ke dalam ketenangan... Coba sekali-kali, lihat langit sore dengan warna yang berganti setiap hari, matahari  yang akan membawamu ke dalam ketenangan.. 

Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Pancasila Sebagai Dasar Negara

 Oleh: Intan Nadia Pancasila sudah menjadi dasar negara dan aturan yang wajib kita taati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila tetap bertahan sampai saat sekarang, meski banyak terjadinya peristiwa pemberontakan yang ingin mengganti dan menghapuskan Ideologi Pancasila. Pancasila bertahan dikarenakan adanya persatuan dari kalangan bawah hingga kalangan atas yang sama-sama menghadapi permasalahan tersebut, yaitu permasalahan yang memiliki tujuan mengganti Ideologi Pancasila. Hal itu dikarenakan bahwa Pancasila adalah alat dan bukti kuat yang  dapat mempersatukan semua kalangan. Disini penulis akan sedikit banyaknya menjelaskan peran dan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila yang kini semakin lama semakin memudar. Pancasila merupakan suatu ideologi yang sudah seperti hal yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu sebagai suatu kesatuan Republik Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa sanskerta yaitu  panca  be...